MADRID - Hanya menjadi pemain pelapis di Real Madrid pada musim ini membuat Kaka diragukan tetap bertahan musim depan. Apalagi, Real baru saja merekrut Nuri Sahin dari Borussia Dortmund sebagai tambahan tenaga di lini tengah.
Sempat dikaitkan dengan Chelsea karena kicauan Simone Cristina des Santos Leite, ibu kandung Kaka, lewat akun Twitter. Belakangan gelandang asal Brazil itu dikaitkan kembali ke AC Milan. Bahkan, owner Milan Silvio Berlusconi yang melontarkan kabar itu.
Berbicara di Radio Kiss Kiss, Berlusconi menyatakan Milan tertarik untuk membawanya pulang ke San Siro. "Kaka adalah pria yang luar biasa. Bila dia ingin kembali, maka Milan akan menerima dengan tangan terbuka," kata Berlusconi, seperti dikutip Football Italia.
Setelah memastikan scudetto ke-18, Milan berambisi berprestasi pada Liga Champions musim depan. Makanya, mereka berusaha memperkokoh skuadnya, terutama di lini belakang dan lini tengah yang selama ini banyak dihuni pemain gaek.
Selain Kaka, bintang lini tengah yang dikaitkan dengan Milan adalah gelandang Napoli asal Slovakia Marek Hamsik. "Hamsik" Saya tak berpikir Napoli berencana menjual bintang terbaiknya, apalagi mereka punya ambisi besar," kata perdana menteri Italia itu.
Hanya untuk Kaka, Milan sepertinya harus bersaing ketat dengan dua klub Premier League Chelsea dan Manchester City. Chelsea menggunakan Carlo Ancelotti untuk mendekati Kaka, tapi sekarang nasih Ancelotti belum pasti di Stamford Bridge.
Sedangkan City, asalkan Kaka mau, berapapun gaji yang dimintanya akan dipenuhi klub berjuluk The Citizens itu. Apalagi, musim depan City dipastikan akan bermain di Liga Champions. Itu menjadi daya tarik khusus bagi para bintang.
Bagi Kaka, kalau bertahan di Real, akan sangat sulit untuk mendapat peran utama secara reguler. Penyebabnya, entrenador Real Jose Mourinho sudah kadung cocok dengan skema 4-2-3-1. Dalam skema itu, dua posisi di gelandang bertahan dihuni Xabi Alonso dan Sami Khedira.
Kemudian, untuk posisi gelandang serang dihuni Mesut Oezil, serta Cristiano Ronaldo dan Angel Di Maria yang mengisi posisi sayap kiri dan kanan. Itu sudah menjadi formasi paten Mourinho, akibatnya Kaka hanya menjadi pelapis.
Musim ini, Kaka lebih banyak bergelut dengan cedera. Dia baru balik ke lapangan pada Januari lalu. Terhitung hanya sembilan kali dia bermain sebagai starter di Liga Primera dan sekali di Liga Champions. Catatan yang buruk buat maestro seperti Kaka. (ham)